Buat Aku Bahagia

Aku sempat bertanya ketika tanganku mulai tak sabar untuk memencet tombol hijau bergambar telepon. “Bolehkan aku menelponmu?”, pintaku padanya melalui sebuah pesan singkat.

Tak lama hape nexian murah itu berbunyi sebagai pertanda ada pesan singkat yang masuk. “Mw ngomong apha?”, dia bertanya perihal smsku tadi.

“Boleh gk?”, aku kembali mengirimkan pesan singkat. Dalam hati aku sempat khawatir, jangan” dia menjawab “GAK BOLEH!”. Cape dee wa.

Namun untunglah dia membolehkan aku untuk menelpon dia meski malam telah larut.

Aku hanya menanyakan, apa alasan dia selalu menjawab “GK TW” ketika aku bertanya “Apakah kamu mencintaiku?” Aku hanya penasaran ajah sebab selalu kalimat itu yang meluncur dari bibirnya yang mungil ketika aku tanyakan hal itu.

Aku tidak ingin mengikatmu dalam cinta. Yang aku butuhkan adalah saat-saat bersamamu seperti dahulu. So? Kita have fun ajah. HTS alis hubungan tanpa status. Karena hanya itu yang kau inginkan. Meski aku tak menginginkan hal itu, namun demi bisa bersamamu meski sesaat, aku harus menerima tawaran darimu.

Aku bahagia meski itu jawaban yang aku terima.

Dipublikasi di Malam Berbintang | Tinggalkan Komentar

Pertemuan Sesaat

Meski malam ini pertemuan kita hanya sesaat, itu sudah cukup bagiku untuk menghilangkan rasa rindu yang menyesakkan dada. Meski pertemuan ini hanya sesaat namun aku cukup merasa bahagia karena aku bisa melihat senyum manismu yang keluar dari bibirmu yang merah merekah–gombal.

Pertemuan sesaat selalu membuat aku penasaran. Ingin rasanya berlama-lama denganmu dimalam ini, namun aku tak kuasa karena ibuku segera mengajak aku menemaninya ke pasar.. alamak..

Dipublikasi di Malam Berbintang | Tag , | Tinggalkan Komentar

Hari Yang Kelabu

Awan gelap menyelimuti desaku. Angin bertiup kencang hingga menumbangkan beberapa pohon pisang dibelakang rumah. Pohon manggapun tak luput dari terjangan angin besar ini. Beberapa dahannya patah. Jatuh ke tanah berselimutkan sedih.

Untung ,mangga belum berbuah. kalau udah buah khan eman-eman….

Dipublikasi di Hari Kelabu | Tag , | Tinggalkan Komentar

Jangan Pisyahkan

Meski kau tak lagi ada dalam hari-hariku, namun kenangan manis yang tlah kita lalui bersama tak mungkin dapat aku hapus dari memori ini. Tidak mudah untuk melupakan semuanya. Jangan pisyahkan aku dengan dia. Itu pintaku dulu pada-Nya.

Meski kini kamu tlah pergi dari kehidupanku dan aku sudah merelakannya, namun aku tak mampu mencari penggantimu.

Dipublikasi di Hari Kelabu | Tag , | Tinggalkan Komentar

Sekeping Harapan

Jujur aku menunggumu siang ini. Persih dibawah pohon mangga disebelah rumah janda muda
Tapi kau tak jua kunjung datang
Aku gelisah
Dua gelas air aqua tlah aku teguk bersama derasnya keringat
Tapi…………

Ku buka handphone
Baca komentar di facebook
Sedikit blog walking
Menunggu menghilangkan ketegangan
Tapi………….

Masih dibawah pohon mangga disamping rumah janda muda
Kau tak jua tiba
SMS tak juga datang
Aku memutuskan….

Kau Gombal…!!!!

Supporting Mengembalikan jati diri bangsa

Dipublikasi di Hari Kelabu | Tag , , , , | Tinggalkan Komentar