Aku sempat bertanya ketika tanganku mulai tak sabar untuk memencet tombol hijau bergambar telepon. “Bolehkan aku menelponmu?”, pintaku padanya melalui sebuah pesan singkat.
Tak lama hape nexian murah itu berbunyi sebagai pertanda ada pesan singkat yang masuk. “Mw ngomong apha?”, dia bertanya perihal smsku tadi.
“Boleh gk?”, aku kembali mengirimkan pesan singkat. Dalam hati aku sempat khawatir, jangan” dia menjawab “GAK BOLEH!”. Cape dee wa.
Namun untunglah dia membolehkan aku untuk menelpon dia meski malam telah larut.
Aku hanya menanyakan, apa alasan dia selalu menjawab “GK TW” ketika aku bertanya “Apakah kamu mencintaiku?” Aku hanya penasaran ajah sebab selalu kalimat itu yang meluncur dari bibirnya yang mungil ketika aku tanyakan hal itu.
Aku tidak ingin mengikatmu dalam cinta. Yang aku butuhkan adalah saat-saat bersamamu seperti dahulu. So? Kita have fun ajah. HTS alis hubungan tanpa status. Karena hanya itu yang kau inginkan. Meski aku tak menginginkan hal itu, namun demi bisa bersamamu meski sesaat, aku harus menerima tawaran darimu.
Aku bahagia meski itu jawaban yang aku terima.